.

..

Minggu, 15 Maret 2015

Materi Penyuluhan

Jumat, 13 Maret 2015

Kamis, 26 Februari 2015

Vaksinasi Flu Burung Puskeswan Ampel

Salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit flu burung pada unggas adalah melalui vaksinasi AI. Dengan vaksinasi diharapkan unggas akan memiliki antibody atau zat kebal terhadap virus flu burung sehingga tahan terhadap penyakit flu burung.

Kebijakan vaksinasi flu burung dilaksanakan atas dasar surat keputusan Dirjen Bina Produksi Peternakan No. 17/Kpts/PD.640/F/02/04 dimana didalamnya memuat 9 tindakan yang harus dilakukan untuk pencegahan, pengendalian dan pemberantasan AI pada unggas dan salah satunya adalah vaksinasi flu burung.

Sesuai dengan arahan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali vaksinasi flu burung di wilayah kerja Puskeswan Ampel tahun 2015 dilaksanakan di Kecamatan Ampel dan desa yang dipilih adalah Gladagsari, Urutsewu, Kaligentong, Kembang, Candisari, dan Ngargosari. Sasaran kegiatan vaksinasi adalah para peternak unggas di sektor 4. Peternak sektor 4 adalah peternak yang memelihara ternak di sekitar pekarangan rumah. Pada umumnya ternak unggas yang dipelihara adalah ayam bukan ras atau ayam kampung. Vaksin yang dipergunakan dalam kegiatan tersebut adalah adalah Medivac AI produk dari Medion.


                                    Foto kegiatan vaksinasi flu burung di Desa Kembang


Foto Kegiatan vaksinasi di Desa Ngargosari


Foto kegiatan vaksinasi di Desa Candisari


Foto aparat desa Candisari mengantar petugas ke Lapangan


Dalam pelaksanaannya Puskeswan Ampel menghadapi beberapa permasalahan diantaranya kurangnya koordinasi yang baik antara pemerintah desa dengan masyarakat sehingga kegiatan vaksinasi kurang tersosialisaikan secara optimal, kemudian sebagian besar unggas tidak dikandangkan sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan vaksinasi.

Keberhasilan vaksinasi dapat dilihat dari antibody yang terbentuk terhadap antigen(vaksin) di dalam tubuh unggas. Nilai antibody atau titer antibody yang terbentuk dapat diketahui dengan pemeriksaan titer antibody, pemeriksaan dapat dilakukan 2 minggu setelah vaksinasi. Vaksinasi dianggap berhasil apabila nilai titer antibody unggas pasca vaksinasi flu burung berkisar 3 – 6.

Kegiatan vaksinasi AI di wilayah kerja Puskeswan Ampel dapat dilaksanakan dengan cukup baik meskipun masih ada banyak kekurangan. Puskeswan Ampel mengucapkan terimakasih kepada pihak aparat pemerintah desa yang telah membantu dalam pelaksanaan vaksinasi flu burung.


Selasa, 24 Februari 2015

Galery Pelayanan Keswan


Kamis, 05 Februari 2015

Pelayanan Keswan di Desa Sampetan

    Desa Sampetan merupakan salah satu desa di Kecamatan Ampel yang terletak di lereng GunungMerbabu. Untuk mencapai Desa Sampetan dibutuhkan waktu sekitar 30 menit dari pusat Kecamatan Ampel Boyolali..
       Penduduk Desa Sampetan sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani dan peternak.Salah satu jenis ternak yang banyak dipelihara warga desa sampetan adalah ternak kambing jenis jawarandu/bligon. Hampir setiap keluarga memiliki ternak kambing dengan jumlah yang cukup banyak, selain sebagai hewan ternak peliharaan, kambing juga sekaligus sebagai barang dagangan karena sebagian warga juga berprofesi sebagai pedagang kambing.
    Secara umum status kesehatan ternak kambing di desa Sampetan cukup baik dilihat dari hasil pemeriksaan tim Puskeswan Ampel pada bulan Desember 2014. Dalam rangka membantu menjaga status kesehatan ternak serta mencegah penyakit Puskeswan Ampel memberikan pelayanan kesehatan ternak berupa pemberian obat cacing dan vitamin. Beberapa penyakit yang ditemukan pada saat pelayanan adalah mange/gudig dan gangguan reproduksi.

                                                             Gambar gudig pada kambing

    Mange atau gudig  merupakan salah satu penyakit yang sering ditemukan pada kambing. Penyakit tersebut disebabkan oleh parasit Sarcoptes scabei,atau Psoroptes sp. Penyakit tersebut bersifat menular dan dengan mudah dapat ditularkan pada ternak yang lain melalui kontak langsung, perlu juga diketahui bahwa gudig ini dapat menular ke manusia.
    Banyaknya jumlah peternak kambing yang sudah cukup berpengalaman dan juga sumber pakan ternak yang melimpah serta adanya Pelayanan Keswan dari Puskeswan Ampel menjadikan Desa Sampetan sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai sentra peternakan kambing maupun sapi. 
Berikut ini adalah foto beberapa aktivitas tim Puskeswan Ampel pada saat memberikan pelayanan keswan di Desa Sampetan bulan Desember 2014.
                                              Gambar Kondisi jalan menuju lokasi pengobatan




                             Gambar Bapak Marsono Paramedik  memberikan obat cacing pada kambing

Kamis, 06 November 2014

Pelatihan pembuatan silase



                                        No 1. Bapak Suryanto, SE (Kepala UPTD)
  
No 2. Bapak Sutardi S Sos (Kasubag TU)




No 3.  Kegiatan Pembuatan Silase di Desa Gedangan   Cepogo








                                               No 4. Pak Ketua kelompok  Tani Mulyo

No 5. Mas drh Roni Cp...










                                              No 6. drh Maryani dan anggota kelompok ternak

Selasa, 04 November 2014

Puskeswan Ampel

Puskeswan Ampel berlokasi di bekas Gedung Rumah Potong Hewan Boyolali di Desa Candi, Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali tepatnya di Jalan Ampel Simo no 2. Puskeswan diresmikan fungsinya pada tahun 2013 oleh kepala Disnakkan Boyolali, drh Dwi Priyatmoko. Beberapa pelayanan di Puskeswan ampel meliputi pelayanan aktif, semi aktif dan pelayanan pasif. Puskeswan memberikan pelayanan pada jam kerja setiap hari senin hingga jumat.