.

..

Kamis, 26 Juni 2014

Kegiatan Penanggulangan Gangguan Reproduksi


Pada hari rabu tanggal 25 Juni 2014 Puskeswan Ampel melaksanakan program kegiatan penanggulangan gangguan reproduksi di Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali.

Dalam kegiatan tersebut ditemukan beberapa sapi mengalami gangguan reproduksi berupa hipofungsi ovaria dan corpus luteum persisten (CLP). Hipofungsi ovaria mengakibatkan ternak sulit bunting dikarenakan ternak tidak menunjukkan gejala birahi sehingga tidak bisa dikawinkan. Keadaan ini biasa ditemui pada sapi sapi yang memiliki BCS rendah akibat kekurangan nutrisi. Corpus Luteum persisten muncul akibat adanya gangguan pada rahim seperti endometritis atau metritis, infeksi pada rahim biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang masuk pada saat proses kelahiran atau pada saat inseminasi buatan maupun kawin alam.

Penanggulangan hipofungsi ovari dapat dilakukan dengan cara memperbaiki jumlah dan kualitas pakan yang diberikan disertai dengan pemberian obat cacing dan multivitamin. CLP dapat diobati dengan pemberian preparat prostaglandin dan vitamin ADE.

0 komentar:

Posting Komentar